Senin, 29 November 2010

"Ketika seseorang yg sangat berarti pergi, jangan terus bersedih. Kamu akan kehilangan dirimu dan lupa bahwa kamu jg sangat berarti."

Barusan aja liat ada yang ngetweet begitu.
Langsung deh keinget sahabat saya yang satu itu.
Semua orang yang pernah saya curhatin, cuma bisa bilang 'yaudalah get over it, berarti dia bukan teman yang baik buat lo'.

Saya YAKIN banget deep down inside she's a very extremely good person.
Semua kebukti dari kesabaran dia ngadepin saya yang gelo ini selama almost 3years.
Semua sifat saya, baik yg bagus ataupun jelek kayanya uda keluar semua di dia.
Maklum, saya ini kalo uda deket n merasa nyaman sama orang, suka lupa n jadi bertindak terlalu 'nyaman dan seenaknya'.

She always always remind me about that, but it's too hard for me to change
Ya. Saya mendengarkan semua nasehat2 dia, demi apa. Tapi namanya manusia, kalo gak kepepet ga bakalan mau berubah. Dan pas saya mau berubah, semua uda telat, dia uda terlanjur ilfeel dan yauda gitu aja.

Now, I'm learning to accept it. Learning how to change my fuc*ing habit. Learning how to appreciate friend more than before.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar