Kamis, 23 September 2010

we are (used to be) that close :'(

Sahabat...
Ya, suatu sosok yang amat sangat kusayangi, disamping keluarga.
Dulu, aku tak percaya kehadiran sahabat, sampai Tuhan mempertemukanku dengan 5 orang sahabat ku di bangku sekolah.
Tapi bukan mereka yang ingin aku bahas, tapi arti dari persahabatan itu sendiri apa?

Judul di atas harusnya sudah cukup memberi 'clue' tentang post kali ini.
Tepatnya beberapa hari lalu, aku mengalami sedikit masalah dengan salah satu sahabatku.
Kata orang, kalau memang tali hubungan kalian kuat, masalah sekuat apapun takkan bisa menggoyah. Ah, andai aku bisa percaya perkataan itu, jadi aku tak perlu bersusah payah bersedih dan bermuram durja menghadapi masalah ini.

Beberapa orang bilang aku tough dalam menghadapi masalah. Tapi kenyataan tidak tuh. Aku terlihat kuat dan tak memikirkan, karena di belakangku ada sekumpulan orang2 terdekat yang selalu mensupport dan membantuku sekuat mereka. Keluarga dan sahabat2ku, ya, merekalah pilar-pilat kekuatanku, tanpa mereka I'm nothing. Jadi, bisa dibayangkan kan apa jadinya kalau aku bermasalah dengan salah satu pilarku?

Dengan blog ini, aku harap dia sahabatku itu baca, karena aku bener2 ga sanggup untuk bilang ini ke dia. Tenggorokanku seakan tercekat duri ikan!
Aku cuma mau bilang: "Gw tau ada something di diri gw yang gabisa lu terima yang selalu bkin lu sebel, n mungkin sekarang lu sampe pada titik jenuh lu karena gw ga pernah mau merubah diri gw padahal lu uda berkali" dengan sabar bilangin gw. Gw salah, dan gw mau berubah, ya gw coba berubah, tapi gw mohon lu bantu, supaya jadi diri gw yang lebih baik. Meskipun lu selalu bilang santai sm masalah apapun, tapi gw harap lu ga maen2 y sama masalah ini. Gw sayang lu, gw anggap lu sperti cici kandung gw, so please dont give up on me, gan.."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar